Harlah Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-92

0
141

Brabo – Perayaan hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-92 berlangsung meriah, aman dan lancar. Puncak acara Harlah NU ini dipusatkan di Masjid Brabo, Rabu (31/1/2018).


Semua Civitas Yayasan Tajul Ulum Brabo, tokoh ulama, para guru dan staff turut mengikuti Longmarch keliling Besa Brabo. Harlah ke-92 Nahdlatul Ulama (NU), diantaranya MTs dan MA Banin Banat ikut andil dalam acara ini.
Hadir pula alumni yang ikut meramaikan lomba- lomba yang di dapuk beberapa lembaga Tajul Ulum. Kegiatan ini dihadiri ribuan santri/ murid Yayasan yang memadati masjid raya ini hingga di halaman masjid Brabo.

Ketua Umum Ma’arif Grobogan sekaligus Kepala Madrasah MA H. Ahmad Mohdlori, S.Ag, M.S.I setelah yel-yel menyampaikan rasa syukur atas eksistensi dan solidaritas Nahdlatul Ulama (NU) terhadap Budaya dan Agama lain yang telah hadir selama 92 tahun di Indonesia.
“Intinya adalah kita sama-sama bersyukur merayakan Harlah NU ke-92, bahwa NU tetap berada di tengah-tengah kita, menjaga stabilitas keamanan NKRI.” ujar Beliau.

Dalam pidatonya Kamad menjelaskan, ada dua hal penting yang bagi generasi NU, yakni prihatin dan menjaga NKRI dari penjajahan yang berbentuk teknologi dan politik. Bapak Kepala juga menyinggung Biro Umroh yang mempengaruhi/ mengurangi sunah para jamaah Haji umroh yang sangat disayangkan dan masuk media media.

“Saya himbau IPNU, Silat Pagar Nusa, Klub Bahasa dan Ekstrakurikuler di MA Tajul Ulum untuk dikembangkan selalu supaya menjadi generasi NU yang berkualitas, dan jangan lupa bahwa semua kesuksesan ada proses dengan Tirakat/ Riyadhoh” pungkasnya.

Pendapat yang sama disampaikan Kepala BP, Ali Mas’udi, S,Pd.I, M.S.I, sebelum ditutup dengan do’a penutup acara, ia menyebut Nahdlatul Ulama (NU) telah menjadi pemersatu bagi begitu banyak umat Islam di Indonesia.
“Menjadi warga NU harus istiqomah. Berangkat sekolah yang rajin dan menjadi contoh yang baik untuk diri sendiri dan adik kelas,” ujarnya.

Sebelum acara inti dimulai, para santri/ murid, staff hingga semua dewan Guru dengan khidmat menyaksikan dan menikmati alunan terbangan Al Ahbab yang kemarin 24 Januari mendapatkan juara 3 di acara Dinusfest di Kampus Udinus Semarang. Ratusan santripun larut dalam do’a pembuka yang dipimpin oleh imam ustad KH. Zainal Arifin dan Bp. H. Mustain.
Setelahnya, para santri mendengarkan lantunan ayat suci Alquran lalu dilanjutkan dengan melantunkan Selawat Badar, Mars NU dan Lagu Indonesia Raya pun menggema dinyanyikan oleh para murid. Lalu sambutan panitia dan Kamad, Taushiyah dan acara ditutup dengan doa.(kg.arief)