Pemilihan OSIS ONLINE #1

0
33

Brabo – Pemilihan Ketua Osim(Pilketos) MA TAJUL ULUM yang diprakarsai oleh OSIS, PMR, IPNU & Pradana pada tahun 2018 ini bertema “Dengan Pilketos 2018 Bangkitkan Semangat Demokrasi Demi Menghasilkan Generasi Berprestasi berahlakul karimah”. Dalam pilketos, calon ketua OSIS (caketos) harus melewati tujuh tahap terlebih dahulu sebelum terpilih. Tahap pertama, caketos harus mengikuti seleksi tertulis. Kedua, interview dengan para ketua organisasi MATU. Ketiga, interview dengan pembina OSIS. Dilanjutkan dengan debat pilketos di aula MA. Lalu, orasi di lapangan. Tahap keenam, pilketos melalui online via docs.google (red). Pilketos online dilaksanakan pada Kamis, 16 Agustus 2018 pukul 08.00-selesai. Setiap siswa diwajibkan menentukan pilihan, karena satu suara menentukan masa depan MATU. Tahap ketujuh, pengumuman ketua Osis . Waktu yang dibutuhkan untuk melewati tujuh tahap ini adalah satu bulan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Panitia, kata ketua panitia KOPIKO Dimas Setya Prayoga. Kendala yang dialami kata Ryan Hidayatullah, yang didapuk sebagai sie acara, sinyal yang tidak bersahabat sangat menyulitkan tapi sudah disikapi dengan hotspot smartphone.

“Pilketos ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran demokrasi sejak dini. Tidak hanya teori, tetapi juga mengaplikasikan ke kehidupan sehari-hari,” kata Pak Kamad H. Ahmad Mohdlori, S.Ag. M.S.I selaku kepala madrasah.

Kandidat dari IPNU Muhamad Iqbal, Muhammad Syamsul Ma’arif dan Muhammad Ahyadaroni. Kandidat dari PMR adalah Muhammad Lukman Hakim, Rifqy Hidayakhurroman dan Akhid Zainur Rizqi. Kandidat dari Pradana adalah Muhamad Sifa Udin, Rochim dan Muhammad Sabut Faiz. Kandidat dari OSIM adalah Bagas Adi Putra, Muhammad Soni Hidayat dan Riyan Na Armada. Mereka merupakan 12 kandidat caketos periode 2018/2019. Mereka memiliki visi dan misi masing-masing yang luar biasa untuk memajukan MATU pada umumnya dan pada OSIS MATU pada khususnya.

Bapak S. Ali Wafa memaparkan tentang pelatihan kader dakwah (PKD) semoga terlaksana tahun ini setelah terbentuknya OSIS. Harapan kami selaku kesiswaan terjadi kekompakan antara masing-masing pengurus organisasi satu dengan yang lain sehingga sangat solid. Intinya saling mengisi kekurangan, imbuhnya. Prinsipnya adalah siswa nyaman dan menyenangkan serta 3 sifat; kreatif, inovatif, dan percaya diri yang nantinya akan ia terapkan dalam menjalankan amanahnya sebagi ketua OSIS MATU. Sedangkan menjelaskan terkait misinya, menampung aspirasi, minat/bakat dan kreativitas siswa untuk menjadikan MA TU sebagai Madrasah unggulan tingkat nasional tujuan misinya, mengoptimalkan peran dan fungsi OSIS sebagai sarana penampung dan pelaksana aspirasi,inovasi dan kreatif.

“Dengan penggunaan IT ini merupakan terobosan yang bagus ke depan dalam pemilihan OSIS KOPIKO ini. Secara waktu mungkin lebih efektif, cepat, terlebih siswa mengenal IT dan teknologi modern ini sejak dini kata Bapak Hanif Maimun Guru Tafsir MATU disela pemilihan OSIS siang ini.

Orasi  ini bermanfaat, kita bisa lebih mengenal kandidat. Dengan ini pula kita bisa yakin untuk memilih siapa yang cocok jadi ketos,” kata siswa kelas XII pada tahap seleksi kelima, yaitu orasi pilketos. Tahapan pilketos ini diharapkan dapat melibatkan seluruh warga MA TU agar hasil dari pilketos ini dapat transparan.

“Diharapkan dengan adanya pilketos ini bisa menjadi kegiatan pembelajaran siswa. Bukan sekedar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kegiatan penting sebagai penentu masa depan MATU,” ucap Bapak Saefudin, selaku Waka Kurikulum ketika ditanya redaksi.

Hasil pemilihan akan diumumkan oleh Panitia perolehan pemungutan suara pemilihan ketua OSIS periode 2018-2019, diharapan bapak-ibu guru beserta siswa selalu mengikuti berita terupdate MATU.

Adapun perolehannya suara pemenangnya adalahsebagai berikut: Ryan Na Armada.

Dengan demikian rencana total siswa yang menggunakan hak pilih kurang lebih adalah 512 siswa dari total semua siswa atau 96.73% suara yang masuk pada pemilihan ketua OSIS tahun ini. Adapun untuk pelantikan dan pengesahan ketua terpilih masing menunggu informasi dari pihak madrasah.