Lebaran Bisa Diartikan Penghapus Dosa

0
107

Grobogan – Setelah Halal bihalal antar pegawai Kantor Kementerian Agama Kab.Grobogan dilaksanakan hari Senin kemarin. Selasa (04/07) Keluarga besar Kantor Kemenag Kab. Grobogan menggelar acara halal bi halal sekaligus pelepasan jamaah calon haji keluarga besar Kantor Kemenag Kab.Grobogan dengan para pejabat dan pegawai negeri sipil di jajaran Kankemenag Kab.Grobogan. Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh dan pengawas. Acara berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kab. Grobogan.

Menurut Ali Ichwan sebagai ketua panitia mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin atas segala kekurangan dan kekhilafan  kepada seluruh undangan yang hadir. Beliau juga melaporkan tamu undangan yang hadir sejumlah 185 orang,serta jamaah calon haji keluarga besar Kantor Kemenag Grobogan.

Lebih lanjut,Ali Ichwan menambahkan jamaah calon haji Kab.Grobogan berjumalah 980 orang,yang terdiri dari empat kloter. Kloter 17 rencana berangkat tanggal 1 Agustus 2017 pukul 04 pagi, Kloter 64 rencana berangkat tanggal 15 Agustus 2017 bersama Kab.Semarang, Kloter 65,66 rencana berangkat tanggal 16 Agustus 2017,”Katanya.

Dalam sambutannya Kepala Kemenag Grobogan,Hambali pertama kali menyampaikan Iedul Fitri tidak terlepas dari kupat, dan kupat sendiri mempunyai makna filosofi jawa,yang artinya lepat atau minta maaf dari Kanjeng Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.oleh karena itu halal bi halal sangat penting sekali, untuk saling bermaaf maafan,”Ungkap Hambali.

Lanjut, selama 1 bulan “dibulan suci Ramadhan” kita sudah digembleng baik mental maupun spritual kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, terlebih lagi sebagai Pelayan masyarakat, sebagai aparat Negara kita wajib melayani dengan sebaik-baiknya penuh dengan keikhlasan”Pinta Hambali.

Sebelum mengakhiri sambutannya,Hambali berharap kepada pegawai “Jangan bosan-bosan mengikuti tes seleksi petugas haji dan bagi pegawai yang lolos petugas haji supaya menjadi petugas haji yang profesional dan bisa membantu jamaah haji dalam melaksanakan rukun hajinya”Pungkasnya.

Dalam acara Halal bi halal tersebut, turut diisi dengan Tausi’ah yang disampikan oleh Ustadz KH.Yahya Rosyad yang mengatakan, lebaran bisa diartikan menjadi tiga makna. Yaitu lebur yang artinnya musnah dosa-dosa kita,lebar diartikan lebih luas atau lebar dalam memberikan maaf dan labur artinya baru,”katanya.

Beliau juga menambahkan tiga hal dari nabi muhammad SAW,yang sholatnya tidak diterima Allah SWT. Antara lain Seorang laki-laki yang menjadi imam padahal orang yang menjadi makmum membencinya,Seorang wanita di malam hari yang membuat jengkel seorang suami,dan dua saudara yang tidak akur. Dan ada juga yang bisa menghabus dosa seseorang,antara lain mengucapkan sholawat Nabi Muhammad SAW, Istiqfar dan Bersedekhah,”Ucap Yahya.(bd)