Masa Muda Masa Untuk Beramal Sholeh

0
118

Masa muda..badan sehat, bisa makan enak, jalan-jalan yow asyik, nonton tv juga seru.. namun lebih indah jika masa muda adalah masa untuk lebih memaksimalkan ibadah kita, masa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Rabbul Izzati, masa untuk mencintai Al Quran dan menghafalnya.

Masa muda…masa berjuang yang lebih maksimal untuk menggapai syurga karena kondisi kita masih prima, masih kuat…. bukan menunggu tua untuk fokus ibadah, memang secara waktu lebih maksimal bisa kita luangkan untuk ibadah, tapi secara fisik sudah tidak maksimal.. sulit untuk melakukan gerakan sholat dengan sempurna,, jangankan sempurna, untuk rukuk dan sujud sudah tidak bisa, mau baca quran dengan tartil ketika tua, itu sangat sulit karena gigi ompong dan lidah yang sudah tidak lentur sulit untuk membaca dengan tartil.

Mau belajar tajwid dengan benar menunggu tua itu juga sulit karena terjadi penurunan daya pikir dan daya ingat. Mau beramal shalih menunggu tua itu juga sulit karena ruang gerak semakin terbatas dimakan usia..

Masa muda bukanlah masa mumpung…mumpung masih bisa makan apa aja dan enak, hampir semua makanan dilahapnya dan kita puas puaskan makan. Mumpung masih bisa jalan-jalan, kita puas-puaskan kan untuk jalan-jalan, bersenang senang, berfoya foya, santai-santai, nonton tv sharian. Janganlah kita ikut-ikutan dengan guyonan yang biasa diucapkan oleh sebagian kita “kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga”.

Inilah guyonan sebagian pemuda saat ini. Bagaimana mungkin waktu muda foya-foya, tanpa amalan sholeh, lalu mati bisa masuk surga??? Sungguh hal ini dapat kita katakan sangatlah mustahil. Untuk masuk surga pastilah ada sebab dan tidak mungkin hanya dengan foya-foya seperti itu.

Mari kita manfaatkan masa muda kita untuk banyak beribadah dan mendekatkan diri pada Nya. Semoga artikel singkat ini membuat para pemuda khususnya kita sadar, sehingga kita dapat memanfaatkan waktu mudanya dengan sebaik-baiknya. Hanya pada Allah-lah tempat kami bersandar dan berserah diri.

Ingatlah selalu hadist Rasulullah SAW berikut ini :

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara :
[1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
[2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
[3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
[4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
[5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.”
(HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya, dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir.(kg.Arief)