Raker MA TAJUL ULUM Tahun Ajaran 2018/ 2019

0
79

Brabo – Rabu, 11 Juli 2018, MA Tajul Ulum Brabo mengawali Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan menggelar Rapat Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Rapat kerja tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika MA Tajul Ulum Brabo yang terdiri dari 40 an Tenaga Pendidik (guru) dan 10 an Tenaga Kependidikan (karyawan). Acara rapat kerja ini di selenggarakan selama dua hari yakni tanggal 11-12 Juli 2018 bertempat di Aula MA Tajul Ulum. Kegiatan rapat dimulai pada pukul 09.00 WIS diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-qur’an/ Tahlil oleh Ust. Ali Mas’udi ,M.Pd.I kemudian dilanjutkan doa Ust.K.Zainal Arifin, S.Pd.I. dan di Moderatori oleh Sofi Mubarok.

Pembukaan Raker dibuka oleh Pengarahan singkat Ustadz KH. Abdurrohman, S.Pd.I yang dalam sambutanya Ketua Yayasan Tajul Ulum Brabo mengatakan bahwa “Rapat Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan ini sangat penting dilaksanakan karena akan menentukan arah kemajuan madrasah, tanpa adanya perencanaan (Planing), pelaksanaan dan evaluasi kegiatan yang baik mustahil akan terselenggaranya Manajemen pengelolaan madrasah yang baik pula”.

 

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Bpk. Kamad H.Ahmad Mohdlori, S.Ag, M.S.I. Yang menyampaikan bahwa raker ini wajib himbauannya untuk diikuti sampai salesai untuk dapat memaksimalkan program kerja yang kurang maksimal dari program Tahun kemarin. Sedangkan pemaparan para Waka yang dalam hal ini diwakili dan di awali oleh Bpk. Saefudin, S.Si selaku Waka kurikulum baru, dan waka kesiswaan Bp.S.Ali Wafa, S.Pd.I, Waka sarpras Bp.Priyono Atmojo, ST, waka Humas Bp.Asmat, S.Si, koordinator BK Bp. Ali Mas’udi,M,Pd.I, selanjutnya adalah program kerja TU Bp. Khoirul Huda. Bpk. Abdurrohman dalam akhir sambutanya beliau menyampaikan bahwa: Indikator pencapaian madrasah yang berkualitas adalah grade akreditasinya bukan didasarkan pada nilai hasil ujian nasional peserta didiknya. Hal ini disebabkan karena didalam grade akreditasi sudah mencakup kedelapan standar nasional pendidikan sedangkan untuk hasil ujian nasional masih mencakup satu standar saja yakni standar kelulusan dan beliau juga mendukung siswa didik yang memang tidak bisa dibina layak untuk dikembaikan ke wali murid atau tidak naik kelas.

Di kesempatan lain Bpk. Humas Yayasan Bp.H. Imam ghozali, M.Pd.I yang juga sebagai guru mata pelajaran Fiqih MA Tajul Ulum Brabo dalam wawancara lain di tempat dan waktu yang sama tersebut menyampaikan bahwa: “Masing-masing madrasah harus mempunyai Quality Assurance (Garansi Kwalitas) dan Quality Control setiap lulusan dari madrasah. Dengan kata lain madrasah harus berani memberikan garansi kwalitas/kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik setalah lulus dari madrasah. Program kerja humas yayasan 2018 ini adalah minimart yang rencana akan dibuat di MA Banat dan yang terpenting adalah untuk menarik minat lulusan madin karena minimnya minat melanjutkan ke Wustho dari peserta didik iluar santri ponpes direkomendasikan untuk ke Wustho dan gratis seragam dari yayasan”.

Raker hari kedua Agenda utama adalah pemaparan program kerja rumpun agama, rumpun campuran, rumpun IPS, rumpun MIPA dan rumpun Bahasa.